Jumat, 11 November 2016

RESENSI BUKU FILSAFAT KEMUHAMMADIYAHAN SUATU PAPARAN RINGKAS Prof. Dr. H. Ismaun, M.Pd.



                                                               RESENSI BUKU        
 FILSAFAT KEMUHAMMADIYAHAN SUATU  PAPARAN RINGKAS
Prof. Dr. H. Ismaun, M.Pd.


Pada bab 1 terdapat pendahuluan yang berisi tentang dasar, tujuan, perkuliahan filsafat , berikut juga implikasi dan implementasi, tujuan pembelajaran yang diharapkan, dan serta sistematika pokok-pokok bahasan. Isi dari bab 1 ini berupa paparan tentang mengenai Kemuhammadiyahan. Menjelaskan sebagai gerakan dalam Islam dan juga sebagai organisasi.
Bab 2 berisi mengenai tentang latar belakang sejarah Muhammadiyah di dirikan karena adanya praktik penyelewengan tindakan dalam agama Islam, yaitu terdapat TBC (Tahayul, Bidd’ah, Khurafat ) dan Muhhamdiyah bermaksud untuk membersihkan praktik penyelewengan tersebut. Di dalam bab 2 ini mengenai gerakan reformasi dan moderenisasi umat Islam di Indonesia terdapat Sarekat Islam (1912), Muhammadiyah (1912), Persatuan Islam (1923), Nahdatul Ulama (1926),  Jami’atul Washliyah (1930).
Bab 3 berisi mengenai pembahasan mengenai berdirinya persyarikatan Muhammadiyah. Berisi tokoh pendirinya , yaitu KHA. Ahmad Dahlan. Kemudian tentang proses saat berdirinya Muhammadiyah dengan diajukan surat permohonan kepada Gubernur Jendral Belanda. Terdapat juga arti Muhammadiyah dan tentang penjelasan lambang, maksud dan tujuan dari Muhammadiyah.
Bab 4 berisi mengenai tentang sekilas filsafat dan filsafat hidup. Berisi mengenai paparan tentang pembahasan filsafat secara umum dan memberikan penjelasan mengenai berbagai aliran filsafat . Memang kebenaran semua ilmu pengetahuan dan falsafah itu bersifat relatif, sedangkan agama yang berasal dari wahyu Illahi, bersifat mutlak dan abadi.
Bab 5 mengenai Filsafat Kemuhammadiyahan berisi mengenai metodelogi pengkajian dan pembahasan mengenai isi dari filsafat Kemuhammadiyahan yang ditinjau dari berbagai disiplin ilmu, yaitu sejarah, psikologi, sosiologi, antropologi, politik, ekonomi filsafat, dan agama.
Bab 6  isinya membahas perkembangan Muhammadiyah dan peran tokoh-tokoh pemimpinnya.  Pada masa kepemimpinan oleh KH. Ahmad Dahlan  (1912-1923) pengaruh Muhammadiyah masih terbatas di karesidenan Yogyakarta, Surakarta, Pekalongan, dan Pekajangan. Pada tahun 1925, Abdul Karim Abdullah membawa Muhammadiyah ke Sumatera Barat dan dari inilah Muhammadiyah menyebar keseluruh Indoesia.
Bab 7 mengenai pembahasan satu abad usia Muhammadiyah tantangan, masalah dan harapan. Muhammadiyah  memperingati HUT ke-100 pada tanggal 8 Dzulhijjah 1430 H, atau bertepatan pada tanggal 25 November 2009.  Tantangan yang muncul adalah semakin meningkatnya tuntutan hidup, perkembangan IPTEK, baik masalah secara internal dalam organisasi Muhammadiyah dan eksternal dari luar. Harapannya Muhamamadiyah diharapkan mampu melintasi  dan mengikuti perkembangan zaman.
Bab 8 mengenai isi konsep Islam tentang  pendidikan dan kaitan fungsi filsafat kemuhammadiyahan. Bahwa pendidikan dalam Islam adalah tarbiyah dan fungsi filsafat kemuhammadiyahan berisi mengenai pembahasan isi karakteristik ideologi yang diusung Muhammadiyah yang sesuai dengan ajaran Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar